Anda Pengunjung Ke

About Me

Following

Entri Populer

Label

Kamis, 08 Maret 2012

Seorang anak laki-laki diberi sebuah ketapel untuk bermain di hutan tapi tidak pernah bisa mengenai sasaran. Akhirnya dia pulang untuk makan siang. Ketika pulang dia melihat bebek peliharaan neneknya. Secara reflek, dia menggunakan katapel tersebut, mengenai bebek itu tepat di kepala dan mati. Dia sangat kaget dan panik, dia menyembunyikan bangkai bebek di tonggak batas hutan. Hanya saudara perempuannya, Sally melihat semuanya.

Keesokan harinya setelah makan siang, neneknya berkata kepada Sally, “Sally,tolong cucikan piring.” Tapi Sally berkata, “Nek, Johnny bilang dia ingin membantu di dapur.” Kemudian dia berbisik kepada Johnny, “Ingat bebek itu?” Maka, Johnny yang mencuci piring.

Hari berikutnya, kakek bertanya apakah anak-anak mau ikut memancing, tetapi nenek berkata, “Wah sayang sekali tapi saya perlu Sally untuk membantu menyiapkan makan malam.”

Sally hanya tersenyum dan berkata, “Hmm…tidak apa-apa karena Johnny bilang akan membantu nenek.”

Sally berbisik lagi kepada Johnny, “Ingat bebek itu?” Maka Sally pergi memancing dan Johnny tinggal untuk membantu nenek. Setelah beberapa hari Johnny dikerjain Sally, akhirnya dia menemui neneknya dan mengaku bahwa dia telah membunuh bebeknya.

Neneknya berlutut, memeluknya dan berkata, “Sayang, saya sudah tahu. Tahukah kau, saya sedang berdiri di jendela dan saya melihat semuanya, tapi karena saya mengasihi kamu, saya memaafkan kamu.. Saya hanya sedang berpikir berapa lama kamu akan membiarkan Sally memperbudakmu.”

Makna dari cerita ini:
Apapun yang terjadi di masa lalu, apapun yang telah kamu perbuat, iblis terus mengingatkannya kembali kepadamu (kebohongan, penipuan, hutang, ketakutan, kebiasaan buruk, kebencian, amarah, kepahitan dll). Apapun itu KAMU PERLU TAHU BAHWA TUHAN SEDANG BERADA DI JENDELA, melihat seluruh hidupmu. Dia mengasihimu dan kamu telah diampuni. Dia hanya sedang berpikir berapa lama kamu akan membiarkan dirimu diperbudak oleh si iblis. Hidupilah dalam pengampunan-Nya.

Sumber : http://www.selamatpagi.net/kisah-inspirasional/tuhan-ada-di-jendela.html

1. CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA
adalah sebuah mitos. Mungkin istilah cinta pada pandangan pertama itu kurang tepat untuk diartikan sama dengan “jatuh cinta” pada pandangan pertama, karena keduanya memiliki arti yang berbeda. Menurut Scott Peck dalam bukunya The Road Less Travelled, “jatuh cinta” itu berarti sebuah perasaan yang terjadi begitu saja, biasanya secara tiba-tiba dan cepat. Sebaliknya, “cinta” bisa muncul karena melalui sebuah proses panjang dan memerlukan keputusan dan usaha.

2. DARI MATA TURUN KE HATI
gak bisa dipungkirin kan Sobat DC kalau daya tarik fisik mempunyai peranan yang cukup penting dalam cinta atau hubungan asmara. Karena faktanya, setelah kamu tertarik dengan penampilan fisiknya, pasti bakal pengin lebih mengenal dia lagi. Tapi yang perlu dicatat nih, kalau daya tarik fisik gak selalu berarti sebagai kesempurnaan fisik, seperti wajah cantik atau fisik seksi, melainkan sebuah senyuman yang tulus dan keramahan bisa memancarkan pesona yang lebih menarik pehartian daripada dandanan sempurna si cewek angkuh. Makanya ada baiknya memperhatikan inner beauty yang lebih penting.

3. FIRST LOVE NEVER DIES
atau cinta pertama gak bakal mati ini juga bisa dibilang hanya sebagai mitos ajah lho Sobat DC! Karena ini hanyalah kecenderungan yang terjadi dibeberapa orang, kalau kenangan pada cinta pertama lebih kuat daripada dengan hubungan-hubungan berikutnya. Mungkin hal ini disebabkan karena pada cinta pertama kan kita banyak menemukan pengalaman-pengalaman baru dalam hidup kita, apalagi kalau cerita cinta kita manis banget, jadinya kan bisa melekat diingatan kita.

4. WITING TRESNO JALARAN SOKO KULINO
ini adalah pepatah Jawa yang berarti cinta bermula karena dari terbiasa. Misalnya ajah nih Sobat DC, kamu terbiasa jalan bareng sama seorang gebetan, tiap hari sms-an bahkan sampai lama ngobrol di telepon. Jadi yang awalnya hanya teman biasa ajah, bisa berubah jadi suka dan tumbuh rasa suka karena udah ngerasa nyaman dan udah terbiasa untuk menghabiskan waktu bersama. Nah, hal ini yang dibilang sebagai sebuah fakta. Namun ada juga sebuah psikolog yang bilang kalau cinta itu gak selalu tumbuh dari waktu dan kebiasaan saja. Makanya witing tresno jalaran soko kulino ini adalah kombinasi antara fakta dan mitos.

5. CINTA = MENERIMA APA ADANYA
memang benar sih kalau kita harus menerima pasangan sebagai individu dengan kelebihan dan kekurangannya. Cinta yang tulus memang gak menuntut untuk si dia menjadi sama seperti kita. Tapi, ada “tapi”nya nih Sobat DC, kalau saling menerima satu sama lain bukan berarti menganggap semua perilakunya baik-baik saja dan gak boleh mengkritik ataupun dikritik. Karena, kritikan itu adalah sebuah kepekaan untuk meningkatkan kualitas hubungan dan memperbaikin perilaku pasangannya. Dan ini adalah perpaduan antara mitos dan fakta.

6. MELUPAKAN CINTA LAMA DENGAN CINTA YANG BARU
melupakan mantan pacar memang bukan suatu hal yang mudah. Nah, banyak yang bilang kalau melupakan cinta lama dengan mendapatkan cinta yang baru. Ini adalah sebuah fakta Sobat DC, hanya saja jangan sampai kita menyalah artikan maksudnya. Bukan berarti untuk melupakan cinta lama kita harus mencari pelarian, tetapi yang benar adalah finding someone new disini artinya benar-benar menemukan cinta yang baru secara alami.

Minggu, 05 Februari 2012
Oleh Heni Purwanti, Pati 59155
Sumber : Story Teenlit Magazine Edisi 30 / Th.III / 25 Januari 2012 - 24 Februari 2012


Kasih....
Apa kau tahu perasaan ini?
Perasaan yang selalu mengganggu pikiranku
Perasaan tentang kamu
Perasaan yang hanya aku rasa
Setiap detik, setiap menit
Bayangmu selalu menghantui hari-hariku
Setiap desiran aliran darahku
Setiap helaian nafas ini kau selalu datang
kau penuhi semua isi otakku
Perasaan ini tak dapat berpaling darimu
Tak akan, tak akan bisa hilang meski tak kau balas
Biarkan rasa ini tumbuh dan berkembang di hatiku
Meski tak ada siraman air cinta darimu
Jumat, 03 Februari 2012

Lama nih sudah gak ngeblog J Lagi sibuk kerjaan plus kuliah. Kali ini aku ingin berbagi pendapat aja soal Menghargai Pekrjaan.

Pada masa sekarang ini mencari pekerjaan sangatlah sulit. Jangankan yang tidak lulus SMP, yang lulusan Sarjana saja masih banyak yang nganggur. Alasannya, mau kerja ini tapi gak sepadan dengan ijazahnya. Tidak heran jika banyak tindakan-tindakan bodoh yang dilakukan orang. Misalnya saja mencuri, nyopet, dll. Maka harus bersyukur orang-orang yang telah memiliki pekerjaan.

Apapun pekerjaan kita, kita harus tetap menghargainya. Karena itulah yang sudah ditetapkan oleh Sang Pencipta, yaitu Allah SWT. Misalnya saja pembantu rumah tangga. Banyak yang mencibir para pembantu, padahal tanpa mereka kita akan dibuat repot. Yang berikutnya tukang sampah. Sama saja kan? Tanpa mereka kita juga dibuat repot. Lalu kuli bangunan. Tanpa mereka gak bakal ada gedung-gedung.

Jadi, bagi yang merasa mempunyai pekerjaan yang tidak sesuai atau kurang layak menurut kita, ada baiknya tetap bersyukur. Jangan hiraukan omongan orang yang nggak penting. Bukankah kita dan mereka yang telah mapan sama-sama mencari penghidupan?

Jumat, 11 November 2011

Embong Tekuk, Mojokerto - Dua hari yang lalu (9/11) di warung kopi Benpas, saat dalam diskusi ringan bersama rekan-rekan PVB Kota Mojokerto, yang sebenarnya membahas tentang dunia IT seperti biasanya. Tidak sengaja topik obrolan beralih pada "Kehidupan Wanita" sekarang ini.

Obrolan ini dipicu dari salah satu rekan yang kapan hari bisa dibilang terkena musibah. "Di putuskan oleh sang kekasih." Haha... Sebenarnya hal ini wajar-wajar saja dalam dunia percintaan. Wong yang sudah menikah saja bisa sampai cerai apalagi yang masih dalam tahap pacaran? Tapi uniknya dari kisah rekan saya ini, dia di putus lantaran menolak untuk diajak ML oleh sang cewek. Maklum, rekan saya ini menggunakan sistem pacaran secara sehat. ^_^ Sungguh saya beruntung mempunyai teman yang patut dijadikan contoh.

Dan satu hal lagi yang bikin saya tertawa geli, setelah diputus oleh sang cewek, teman saya mengeluarkan secarik kertas dan bulpoin dari dalam tas kuliahnya. Sambil kepala menengadah ke atas (sesaat kami sempat bingung dengan tingkahnya), ssst! Dia mulai menggoreskan bulpoinya sambil berkata "terakhir baju yang kubelikan seharga 170 ribu".

Tak pelak gelak tawa kami semua terdengar riuh. Ternyata dia melakukan totalan dari pengeluarannya selama berpacaran. Ini yang tidak boleh ditiru. Rasa ikhlasnya mana?

Sebenarnya apa sih yang dicari dari seorang wanita?

Sungguh saya masih bertanya-tanya. Kebanyakan wanita cantik lebih suka sama cowok yang suka tawuran, bandel, dan populer atau yang gaul. Kenapa yang suka sama cowok yang baik, dan pintar justru yang kurang menarik? Dan yang lebih uniknya lagi rata-rata cowok yang dibilang gaul tadi malah bertampang menengah kebawah dan lebih cenderung kebawah.

Mungkin ada yang bilang banyak wanita mencari pria mapan. Tapi kalau menurut saya bukan itu yang mereka cari sebenarnya. Kalau memang itu yang mereka cari, kenapa yang sudah bersuamikan orang kaya masih saja menjalin hubungan gelap dengan orang yang lebih rendah dari suaminya?

Lepas dari hal diatas. Mohon maaf, moral dari kebanyakan wanita sekarang ini kurang baik. Contohnya saja pada persoalan yang dihadapi teman saya diatas. Mereka menganggap bahwa pacaran selalu dibumbui dengan hal-hal erotis. Padahal jelas-jelas itu melanggar norma agama, terutama agama yang saya anut yaitu Islam. Kenapa nggak secara sehat saja? Di rumah saja atau sekedar jalan-jalan tanpa aktivitas mojok ditempat-tempat gelap dan sepi. Saya rasa semua itu juga demi kebaikan bersama. Ya si cowok ya si cewek maupun dari kedua pihak keluarga mereka. Setan kan ada dimana-mana. Dan penyesalan datangnya selalu belakangan. Lebih baik kita menjalani masa remaja atau pacaran ini secara sehat agar tidak menimbulkan masalah-masalah yang tidak kita inginkan nanti. Lao